Selamat Datang Di Pusat Buku Sunnah !
Welcome to Martfury Online Shopping Store !
Berat Product: 1105 gr
Kategori Product:
Judul : Taman Cinta dan Yang Dirundung Asmara
Penerbit: Buana Ilmu Islami
Penulis: Ibnu Qayyim Al-Jauziyyah
Ukuran: 16,5 cm x 24 cm
Tebal: 674 Halaman
Berat: 1200gr
Hard Cover
Judul Asli: Raudhatul Muhibbin wa Nuzhatul Musytaaqiin
"Buku Taman Cinta dan Yang Dirundung Asmara ini adalah terjemahan dari karya besar Imam Ibnul Qayyim, yaitu kitab Raudhatul Muhibbin wa Nuzhatul Musytaqin . Buku ini ditakhrij oleh Muhammad ‘Uzair Syamsy, sesuai kaidah Syaikh Bakr Abu Zaid. Buku Taman Cinta dan Yang Dirundung Asmara yang indah ini menyajikan pembahasan tentang istilah cinta, asal muasal cinta dan maknanya, penciptaan alam atas dan alam bawah karena cinta dan untuk cinta, motif dan pendorong cinta serta keterkaitannya, hukum-hukum pandangan mata dan dampak terhadap pelakunya, dialog antara hati dan mata, dan masih banyak lagi materi-materi yang menggugah jiwa.
Pembahasan yang menarik dalam buku Taman Cinta dan Yang Dirundung Asmara ini tersaji indah dengan gaya bahasa khas dan disertai bait-bait syair sehingga membuat kita ingin terus membacanya hingga selesai. Semoga dengan menelaahnya, kita dapat memahami benar makna cinta dan kita juga dapat terhindar dari penyakit-penyakit karena cinta yang salah. Selamat membaca dan meraih hikmah.
Allah ta’ala berfirman, “Dijadikan indah pada (pandangan) manusia kecintaan kepada apa-apa yang diingini, yaitu: wanita-wanita, anak-anak, harta yang banyak dari jenis emas, perak, kuda pilihan, binatang-binatang ternak dan sawah ladang. Itulah kesenangan hidup di dunia, dan di sisi Allah-lah tempat kembali yang baik (surga).” (QS. Ali-Imran: 14).
Kata Cinta bukan lagi suatu yang asing buat kita seperti yang disampaikan dalam buku Taman Cinta dan Yang Dirundung Asmara ini. Bahkan setiap orang pernah merasakan cinta, dan setiap orang memiliki rasa cinta. Apalah jadinya hidup tanpa cinta? Hampa dan hambar. Karenanya cinta adalah anugrah yang patut disyukuri. Cinta kepada wanita, harta, anak, orang tua dan berbagai macam kenikmatan dunia adalah cinta yang difitrahkan kepada manusia. Dan cinta yang paling tinggi dan mulia adalah cinta seorang hamba kepada Rabbnya.