"Buku 61 Kisah Pengantar Tidur menampilkan kisah-kisah yang shahih sebagai penambah keimanan kita. Kisah-kisah yang diriwayatkan oleh Nabi Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam dan para sahabatnya yang tertuang dalam hadits-hadits shahih, meliputi kisah-kisah para Nabi, para sahabat Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam dan kisah umat-umat terdahulu. Marilah kita meninggalkan dari mendengarkan cerita-cerita dusta dan beralih mendengarkan cerita-cerita yang terdapat dalam al-Qur’an dan hadist. Karena cerita dusta, tidaklah menghasilkan manfaat, kecuali sedikit sekali. Bahkan beberapa diantaranya, justru menimbulkan bahaya berupa berpalingnya hati dari beribadah kepada Allah ta’ala.
Penulis : Muhammad bin Hamid Abdul Wahab
Penerbit : Darul Haq
Format buku softcover
Tebal buku 184 halaman
Ukuran buku 14.5 x 20.5 cm,
Banyak cara untuk mendapatkan hikmah, salah satunya dengan mempelajari kisah-kisah umat-umat terdahulu seperti yang ada dalam buku 61 Kisah Pengantar Tidur ini. Dalam hal ini Allah Subhanahu wa Ta’ala memerintahkan dalam al-Qur’an yang artinya, “Dan semua kisah dari rasul-rasul, Kami ceritakan kepadamu, yaiu kisah-kisah yang dengannya Kami teguhkan hatimu. Dan dalam surat ini telah datang kepadamu kebenaran serta pengajaran dan peringatan bagi orang-orang yang beriman”.(QS. Hud : 120)
Merekalah pahlawan-pahlawan Islam yang sebenarnya. Lihatlah aqidah dan akhlaq mereka yang mencerminkan kecintaan yang sangat dalam kepada Allah ta’ala. Allah Subhanahu wa Ta’ala telah memuji mereka dan mengampuni dosa-dosa mereka. Sebagian dari mereka telah dijamin masuk surga. Hal itu menunjukkan kejujuran, keikhlasan, dan ketinggian derajat mereka di sisi Allah ta’ala. Dengan membaca dan menelaah buku 61 Kisah Pengantar Tidur ini, kita akan mendapatkan perjalanan hidup orang-orang shalih yang layak diikuti dan diteladani.
Mudah-mudahan dengan ‘berteman’ dengan uku 61 Kisah Pengantar Tidur ini, iman kita akan semakin subur dan terjaga. Serta kita mendapatkan semangat yang menyala-nyala untuk memanfaatkan waktu dengan sebaik-baiknya, dalam rangka beribadah kepada Allah dan memperjuangkan agama Islam yang mulia ini. Selamat mendapatkan manfaat yang banyak dari buku ini!
Dapatkan sekarang juga buku 61 Kisah Pengantar Tidur di Pusat Buku Sunnah
"Buku 40 Karakteristik Mereka yang Dicintai Allah ini menguraikan 40 karakteristik hamba-hamba yang dicintai Allah. Ulasan dalam buku ini diambil dari Al-qur’an dan hadits-hadits shahih yang berhubungan dengan Mahabbatullah (cinta Allah) kepada para hambanya. Karena hal ini adalah kebutuhan yang sangat mendesak bagi para hamba, maka buku 40 Karakteristik Mereka yang Dicintai Allah ini penting untuk dimiliki seorang muslim agar dapat mempelajari, memahami dan mengaplikasikan cara-cara meraih ridho dan cinta Allah ta’ala.
Judul Buku : 40 Karakteristik Mereka Yang Dicintai Allah Penulis : Dr. Abdul Azhim Badawi Al-Khalaf Penerbit : Darul Haq Tebal : 738 Hal (HC) Berat : 1300 gr
Cinta Allah Pada Hambanya
Cinta Allah kepada makhluknya adalah anugerah yang tidak bisa diukur nilainya kecuali oleh hamba yang memiliki ma’rifatullah (ilmu mengenal Allah) secara baik. Dan cinta Allah kepada hamba merupakan salah satu sifat dari sifat-sifatNya yang wajib ditetapkan dan diimani oleh hamba seperti yang telah disampaikan dalam buku 40 Karakteristik Mereka yang Dicintai Allah.
Sebaliknya, cinta hamba kepada Rabbnya adalah suatu kenikmatan bagi hamba itu sendiri. Tidak bisa dirasakan kecuali oleh orang yang telah mengecap nikmatnya Iman. Dan hukumnya fardhu ain bagi semua makhluk, karena ia merupakan konsekuensi dari tauhid itu sendiri seperti yang tertulis dalam buku 40 Karakteristik Mereka yang Dicintai Allah. Oleh karena itu, seorang Mukmin yang mencintai Allah tidak boleh mencintai sesuatu yang dibenci oleh Allah, siapa pun dia dan apapun ia.
Buku 40 Karakteristik Mereka yang Dicintai Allah karya Syaikh Abdul Azhim bin Badawi al-Khalafi ini menyajikan kepada Anda tentang karakteristik khas para kekasih Allah. Semua pembahasan ini merupakan hasil jerih payah penulis dalam mengumpulkan ayat al-Qur`an dan hadits Nabawi yang berkaitan dengan kecintaan Allah terhadap hambaNya, sebab-sebab untuk mendapatkannya, dan pengaruh positifnya dalam kehidupan sehari-hari yang semuanya dikemas dalam bahasa yang mudah, indah dan menakjubkan. Selamat membaca dan mengambil manfaatnya.
Dapatkan sekarang juga buku 40 Karakteristik Mereka yang Dicintai Allah di Pusat Buku Sunnah
Segala puji hanya milik Allah Rabb semesta alam dan shalawat serta salam tercurahkan kepada Nabi Muhammad Shallallahu Alaihi wa Sallam.
“Buku 40 Hadits Pilihan Pembentuk Karakter Muslimah” merupakan buku kecil ini sangat penting bagi para muslimah, karena di dalamnya terkandung 40 hadits pilihan yang mencakup hukum-hukum yang berkaitan dengan kaum wanita. Yakni mengenai masalah ibadah, muamalah, akhlak, dan adab-adabnya.
Penyusun buku, Manshur bin Hasan al-Abdullah, mentakhrij hadits-hadits tersebut dari kitab aslinya yang disusun oleh as-Syaikh Ibrahim bin Syuaib al-Maliki al-Hausawi. Sehingga hadits-hadits yang ada dalam buku ini tidak diragukan lagi keshahihannya. Selamat membaca.
"Buku 35 Amal Pelebur Dosa ini membahas amalan ibadah dan amal shalih yang dapat menghapuskan dosa-dosa yang pernah kita lakukan. Pembahasanya disarikan dari Al-Qur’an dan Hadits Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wa Sallam yang shahih, disampaikan dengan bahasa yang mudah dipahami. Buku ini layak dijadikan bacaan pokok untuk memompa semangat kita dalam beramal kebaikan untuk meraih ampunan Allah ta’ala.
Penulis : Fatin bin Abdul Aziz
Penerbit : Darul Haq
Jumlah Hlm.: xviii + 98 hal.
Ukuran Buku: 12,5 x 17,5 cm
Berat 100 gr
Allah Ta’ala berfirman yang artinya, “Sesungguhnya perbuatan-perbuatan yang baik itu menghapuskan (dosa) perbuatan-perbuatan yang buruk” (QS. Huud: 114).
Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam pernah mengatakan,“Antara shalat yang lima waktu, antara jum’at yang satu dan jum’at berikutnya, antara Ramadhan yang satu dan Ramadhan berikutnya, di antara amalan-amalan tersebut akan diampuni dosa-dosa selama seseorang menjauhi dosa-dosa besar.” (HR. Muslim no. 233).
Amalan Penghapus Dosa
Seorang mukmin bukanlah seorang yang tidak pernah tergelincir dan berbuat dosa. Allah dan Rasul-Nya telah mengabarkan bahwa tidak ada orang yang ma’shum (terjaga dari dosa dan kesalahan) kecuali para Nabi dan Rasul alaihissalam. Akan tetapi, kewajiban dan kebutuhan mendesak dari orang yang berbuat dosa adalah bersegera bertaubat dan beristighfar kepada Allah ta’ala dan tidak boleh menunda taubatnya. Salah satu konsekuensi bertaubat adalah berusaha semaksimal mungkin untuk meninggalkan dosa dan menggantinya dengan ketaatan dan amal shalih. Terlebih lagi beberapa amal shalih dapat menjadi pelebur dan penghapus dosa-dosa seperti yang disampaikan dalam buku 35 Amal Pelebur Dosa ini.
Mudah-mudahan buku 35 Amal Pelebur Dosa ini bermanfaat bagi kaum muslimin dalam upayanya meraih ampunan Allah dan merealisasikan taubatnya. Marilah kita manfaatkan kehidupan dunia yang singkat ini untuk memperbanyak amal shalih dan menghilangkan dosa dan pelanggaran. Dengan hal ini kita akan meraih kesuksesan dan kebahagiaan di akhirat kelak. Karena dunia hanyalah persinggahan sementara yang menipu. Selamat membaca.
Dapatkan sekarang juga buku 35 Amal Pelebur Dosa di Pusat Buku Sunnah.
"Buku ini mengoreksi 221 Kesalahan Dalam Shalat yang sering terjadi dalam masyarakat kita dan menunjukkan yang benar. Semoga buku yang dikemas secara ringkas dan mudah dipahami ini dapat menuntun kita kepada cara melaksanakan shalat yang baik dan benar.
Penulis : Abdul Aziz bin Nashir al-Musainid
Penerbit : Darul Haq
Isi 110 halaman
Softcover
Dimensi 12,5 x 17,5 cm
Shalat merupakan tiang agama, yang dengannya akan tegaklah keislaman seseorang. Ketika seseorang meninggalkan shalat, maka ia telah melakukan perbuatan yang dapat meruntuhkan agamanya. Sehingga shalat merupakan suatu kewajiban bagi setiap muslim yang paling utama
Shalat yang benar adalah yang sesuai dengan yang diajarkan Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wa Sallam, sebagaimana dalam sabdanya, “Shalatlah sebagaimana kalian melihatku shalat”. Namun ternyata, banyak sekali di kalangan masyarakat yang melakukan kesalahan-kesalahan di dalam shalat seperti yang dibahas dalam 221 Kesalahan Dalam Shalat.
Beliau Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wa Sallam telah mengajarkan cara shalat yang benar kepada para sahabatnya, sebagaimana halnya beliau membetulkan sebagian sahabatnya yang salah dalam shalatnya.
Shalat hanya bernilai benar manakala selaras dengan apa yang dipraktikkan oleh beliau. Sedang yang tidak selaras dengan amalan beliau adalah kesalahan. Kaum muslimin dalam shalatnya terutama pada saat ini, banyak melakukan kesalahan-kesalahan yang sudah membudaya yang terkadang sulit untuk dirubah, baik karena taklid buta maupun karena tidak memiliki ilmu tentang shalat yang benar sesuai dengan sunnah.
Setiap kita, Muslim dan Muslimah, diwajibkan melaksanakan shalat sesuai dengan tuntutan beliau Shallallaahu ‘Alaihi Wasallam. Akan tetapi, tanpa ilmu, kesadaran, dan kecintaan kepada Allah Ta’ala, menyempurnakan shalat sesuai perintah beliau adalah hal yang mustahil. Akibatnya, berbagai kesalahan kerap terjadi dalam pelaksanaannya. Selamat membaca dan mengamalkan ilmu yang tersimpan dalam buku 221 Kesalahan Dalam Shalat ini. Semoga bermanfaat.
Dapatkan sekarang juga Buku 221 Kesalahan Dalam Shalat di Pusat Buku Sunnah.
"Sesungguhnya di antara amanat paling besar yang diemban seorang Muslim adalah mendidik keluarga; yang dimulai dari diri sendiri, kemudian orang-orang yang menjadi tanggung jawabnya.
Maka seorang Muslim bertanggung jawab kepada Allah berkenaan dengan mereka. Dia akan dihisab terkait amanat yang diembannya. Dia diberi pahala dalam mendidik mereka dan dihukum manakala melalaikannya.
Penulis : Abdul Lathif bin Hajis al-Ghamidi
Penerbit : Darul Haq
Tebal : 84 Halaman (Soft Cover)
Ukuran : 12,5 x 17,5 cm
Berat : 0,2 Kg
Pendidikan untuk membentuk keluarga yang shalih, memerlukan usaha gigih yang tidak mengenal kata lelah dan malas, serta kontinu yang tidak mengenal kata berhenti.Maka demi tujuan tersebut, kami hadirkan kepada Anda buku ini, yang berisi 100 ide praktis mendidik anak menjadi shalih, dengan sajian bahasa yang lugas dan penjelasan yang mudah dicerna, langkah demi langkah, dan metode demi metode, dilengkapi dalil dari al-Qur`an dan as-Sunnah, agar kita senantiasa terbimbing oleh syariat dalam melakukan praktik pendidikan kepada keluarga kita. Selamat membaca, Selamat mengamalkan. Semoga bermanfaat.
Dapatkan sekarang juga buku 100 Ide Praktis Mendidik Keluarga Menjadi Shalih di Pusat Buku Sunnah.
"Buku Ushul Fiqih ini adalah terjemahan dari kitab Ushul fiqih Karya Syaikh Utsaimin yang masyhur, yaitu Al-Ushul min Ilmil Ushul. Didalamnya memuat kaidah-kaidah ushul fiqih (metode penyimpulan hukum) dan penjelasan istilah-istilah dalam ilmu fiqih. Ilmu ushul fiqih sangat ditekankan dimiliki oleh seorang sebelum dia mempelajari fiqih dalam syariat islam.
Pertama, berdasarkan tinjauan kata yang menyusunnya, yaitu kata ushul dan fiqh. Ushul adalah bentuk jamak dari ashl. Artinya: ”Sesuatu yang menjadi dasar (pondasi) bagi sesuatu di atasnya.” Fiqh secara bahasa artinya fahm (memahami’). Secara istilah artinya: ”Mengetahui hukum-hukum syariat yang bersifat amaliah (terapan) dengan dalil-dalilnya secara rinci.”
Kedua, berdasarkan kedudukannya sebagai sebuah nama bagi bidang ilmu tertentu. Ushul fiqih didefinisikan sebagai: ”Ilmu yang membahas dalil-dalil fiqih secara ijmal (global), cara menyimpulkan hukum dari dalil-dalil tersebut, dan keadaan orang yang menyimpulkan hukum tersebut.
"Umdatul Ahkam diakui oleh banyak ulama sebagai kitab terbaik yang menghimpun hadits-hadits tentang hukum-hukum syariat. Hampir seluruh hadits yang dihimpun di kitab ini merupakan hadits mutafaq’alaihi, yang diriwayatkan dan disepakati kesahihannya oleh imam Bukhari dan Imam Muslim.
Fitur Utama / Manfaat :
- Pemahaman Terhadap Kewajiban dan Larangan Agama
- Panduan dalam Kehidupan Sehari-hari
- Memahami Perbedaan Mazhab
- Peneguhan Iman dan Amal
- Menguatkan Pemahaman Dasar Agama
Spesifikasi :
Nama Buku : Umdatul Ahkam Lengkap
Penulis : Syaikh AL Hafizh Abdulghani Al Maqdisi
Penerbit : Al Qowam
Tebal : xii + 444 Halaman (Hard Cover)
Ukuran : 15.5 x 24 cm
Berat : 0.80 Kg
Allah telah memberikan keberkahan-Nya, sehingga kitab yang memuat 420an hadits yang sangat dibutuhkan untuk mengambil kesimpulan hukum dalam berbagai persoalan fikih ini, diterima dengan antusiasme luar biasa. Kelengkapan, kesahihan, dan kemudahan mempelajarinya menjadi kelebihan tersendiri, sehingga ia dibaca, dikaji, dihafal, ditahqiq, dan disyarah oleh banyak ulama dan penuntut ilmu di berbagai negeri, dari masa ke masa.
Catatan Khusus :
Adapun buku Umdatul Ahkam, Matan-Terjemahan- kesimpulan yang di tangan Anda ini diterbitkan untuk membantu Anda dalam mengkaji, memahami dan menghafal kitab yang diberkahi tesebut, dengan beberapa keistimewaan :
– Disertai Takhrij dan penomoran hadits
– Dilengkapi kesimpulan hadist.
– Dosertai penjelasan kosakata sulit.
– Redaksi hadist merujuk kepada tesis Syaikh Nizar bin Muhammad bin Qasim Asy-Syaikh.
Semoga terjemahan ini bermanfaat dan diberkahi, sebagaimana kitab aslinya.
"Buku Tolak Bala, Resep Nabi Menangkal dan Mengatasi Musibah merupakan terjemah dari kitab Rafu Al Bala wa Mualajatu Al Mashaib yang ditulis oleh Muhammad asy-Syayi ini memaparkan penjelasan tentang bagaimana Rasulullah shalalallahu ‘alaihi wasallam menolak bala bencana dan hal-hal yang terkait dengannya. Penjelasan dalam buku ini tentunya disesuaikan dengan syari’at yang benar tidak berdasarkan pemikiran manusia atau bantuan jin.
Setelah membaca buku Tolak Bala, Resep Nabi Menangkal dan Mengatasi Musibah memberikan manfaat yang besar bagi kaum muslimin yang ingin terhindar dan malapetaka, bencana maupun hal-hal buruk lainnya sesuai yang diajarkan Nabi Muhammad shalalallahu ‘alaihi wasallam. Buku ini juga diharapkan dapat menjauhkan masyarakat dari praktek tolak bala yang tidak sesuai syari’at dan bertentangan dengan agama Islam. Selamat membaca dan mempraktekkan.
“Penulis : Muhammad asy-Syayi
Penerbit : Media Hidayah”
Allah Ta’ala berfirman, “Dan sungguh jika kamu bertanya kepada mereka “Siapakah yang menciptakan langit dan bumi?” Niscaya mereka menjawab, “Allah”. Katakanlah, “Maka terangkanlah kepadaku tentang apa yang kamu seru selain Allah, jika Allah hendak mendatangkan kemudharatan kepadaku, apakah berhala-berhalamu itu dapat menghilangkan kemudharatan itu, atau jika Allah hendak memberi rahmat kepadaku, apakah mereka dapat menahan rahmat-Nya?” Katakanlah, “Cukuplah Allah bagiku”. Kepada-Nyalah bertawakkal orang-orang yang berserah diri.” (QS. Az-Zumar: 38).
Buku Tolak Bala, Resep Nabi Menangkal dan Mengatasi Musibah ini memaparkan tentang manusia dan eksistensinya sebagai makhluk yang senantiasa dihadapkan dengan berbagai macam cobaan dan bencana. Sekaligus menampilkan terapi yang jitu untuk mengatasi semua cobaan dan bencana tersebut serta kiat agar manusia bisa terhindar dari semua bala, paling tidak berusaha dapat meringankan manusia dari cobaan dan bencana tersebut.
Terapi yang paling jitu ternyata terletak pada diri manusia itu sendiri, yaitu dengan bergantung, berpasrah diri dan bertawakal kepada Allah Ta ala semata. Buku Tolak Bala, Resep Nabi Menangkal dan Mengatasi Musibah ini merupakan upaya penulis untuk umat Islam agar dengan membaca buku ini dan mengetahui serta mengenali tentang kehidupan yang keruh dan sempit, kondisi kejiwaan dan berbagai macam penyakit yang diakibatkan karena ketidakstabilan, kegoncangan, was-was dan dugaan-dugaan yang semu. Sehingga buku ini sangat cocok untuk pembaca miliki dan tidak layak untuk dilewatkan.
Dapatkan segera dan sekarang juga buku Tolak Bala, Resep Nabi Menangkal dan Mengatasi Musibah di Pusat Buku Sunnah.
Lihat juga buku terkait lainnya dengan judul Kuburan Bukan Tempat Ibadah atau di daftar buku untuk kategori Aqidah dan Tauhid.
Kunjungi juga butiq gamis syari kami di Aisha Griya Syar’i"
"Buku Thaharah Nabi Tuntunan Bersuci Lengkap yang ada di hadapan Anda ini adalah terjemahan dari kitab Thuhuru Al Muslimi fi Dhau-i Al Kitabi wa As Sunnati Mafhumun wa Fadhailu wa Adabun wa Ahkamun karya Dr. Said bin Ali bin Wahb Al Qahthani. Buku yang bermanfaat ini membahas fiqih thaharah mulai dari pengertiannya, jenis-jenisnya, macam-macam najis, adab-adab buang air, dan seluk-beluk thaharah yang lain. Fiqih thaharah ini disampaikan secara ilmiah berdasarkan dalil dari Al-Qur’an dan Hadits Nabi Shalallahu ‘alaihi wa Sallam sehingga sangat layak digunakan buku bacaan referensi thaharah dan berwudhu.
Semoga kaum muslimin dapat mengetahui dan mengamalkan ilmu fiqih thaharah secara lengkap dari buku Thaharah Nabi Tuntunan Bersuci Lengkap ini. Apalagi termasuk fiqih ibadah sehari-hari yang rutin kita lakukan, khususnya sebagai syarat sah shalat yang kita kerjakan. Selamat membaca dan mengamalkan.
“Penulis : Dr. Sa’id bin Ali bin Wahf al-Qathani
Penerbit : Media Hidayah”
Allah ta’ala berfirman, “Hai orang-orang yang beriman, apabila kamu hendak mengerjakan shalat, maka basuhlah mukamu dan tanganmu sampai dengan siku, dan sapulah kepalamu dan basuhlah kakimu sampai dengan kedua mata kaki” (QS. Al-Maidah : 6).
Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wa sallam telah bersabda, “Tidak akan diterima shalat seseorang yang berhadas sehingga dia berwudhu”. (HR. Bukhari no. 135 dan Muslim no. 225).
Jenis-jenis thaharah antara lain berwudhu, tayammum dan mandi. Didalam buku Thaharah Nabi Tuntunan Bersuci Lengkap ini, akan diuraikan secara lengkap tentang rukun berwudhu, hal-hal yang membatalan wudhu, sunah-sunah ketika berwudhu dan pembatal-pembatal wudhu. Selain itu pula akan dibahas pengertian tayammum, cara tayammum, dan pembatal tayammum. Kemudian dijelaskan pula pengertian mandi dari hadast besar dan sunah-sunahnya. Tidak ketinggalan pula pembahasan tentang macam-macam najis dan hadats serta cara-cara menghilangkannya.
Dapatkan sekarang juga buku Thaharah Nabi Tuntunan Bersuci Lengkap di Pusat Buku Sunnah.
Lihat juga buku terkait lainnya dengan judul Panduan Fiqih Ibadah Bergambar atau di daftar buku untuk kategori Fiqih & Fatwa."
"Buku Tarbiyatul Abna’ Bagaimana Nabi Mendidik Anak yang ada di hadapan pembaca ini adalah terjemahan dari kitab Fiqh Tarbiyah Al Abna wa Thaifah min Nashaihi Al Athibbai yang berisi tuntunan Rasulullah shallallaahu ‘alaihi wa sallam dalam mendidik anak dengan tinjauan fiqih, adab, dan akhlak yang diambil dari sumber-sumber shahih, yaitu dari Al Quran, As Sunnah, serta petunjuk para sahabat, tabi in, dan ulama yang mengikuti jejak mereka. Materi Pendidikan Anak dalam buku Tarbiyatul Abna’ Bagaimana Nabi Mendidik Anak sangatlah penting untuk dikuasai sehingga dapat dijadikan pedoman bagi para orang tua dalam mendidik anaknya.
Buku Tarbiyatul Abna’ Bagaimana Nabi Mendidik Anak ini juga dilengkapi beberapa nasihat dari pakar di bidang kesehatan yang khusus ditujukan kepada para ibu yang dapat dijadikan pedoman dalam menjaga kesehatan putra-putri mereka.
“Penulis : Syaikh Mustahafa al-Adawi
Penerbit : Media Hidayah“
Anak merupakan karunia yang sangat berharga seperti yang disinggung dalam buku Tarbiyatul Abna’ Bagaimana Nabi Mendidik Anak . Dalam agama Islam, anak merupakan amanat yang menjadi tanggung jawab orang-tuanya. Ketika pertama kali dilahirkan ke dunia, seorang anak dalam keadaan fitrah dan berhati suci dan bersih, ibarat kertas putih bersih yang siap untuk dituliskan apapun diatasnya. Kedua orangtuanyalah yang memegang peranan penting pada perkembangan berikutnya, apakah keduanya akan mempertahankan fitrah dan kesucian hatinya, ataukah malah merusak dan mengotorinya. Apakah orang tuanya tersebut, berhasil memberikan pendidikan yang benar atau tidak.
Satu hal yang seharusnya ada dalam hati sanubari para ayah dan bunda adalah bahwa amanah orang tua untuk memberikan perhatian lebih pada pendidikan agama anak-anaknya, melebihi perhatiannya terhadap hal lain. Hal inilah yang akan menjadi salah satu pertanyaan dihari kiamat kelak. Apakah pendidikan yang kita ajarkan sebagai bukti cinta kita kepada anak itu sudah benar dan lurus?
Mudah-mudahan manfaat buku Tarbiyatul Abna’ Bagaimana Nabi Mendidik Anak tersebar luas di kalangan kaum muslimin serta dapat memberikan pencerahan untuk mendidik anak mereka dengan pendidikan yang benar yang telah dicontohkan oleh Rasulullah.
Dapatkan sekarang juga buku Tarbiyatul Abna’ Bagaimana Nabi Mendidik Anak di Pusat Buku Sunnah
Lihat juga buku terkait lainnya dengan judul Anakku Sudah Tepatkah Pendidikannya atau di daftar buku untuk kategori Pendidikan Anak."
"Buku Tahajjud Nabi yang ada di hadapan pembaca ini adalah terjemahan dari kitab Qiyamul Lail karya Dr. Said bin Ali bin Wahf Al Qahthani. Buku yang menarik ini membahas seluk belum shalat tahajjud, mulai dari pengertian tahajjud, keutamaan shalat malam, waktu shalat malam yang paling utama, jumlah rakaatnya, adab shalat malam, dan langkah-langkah yang membantu agar seseorang bisa bangun shalat malam. Terdapat pula pembahasan tambahan diantaranya shalat Tarawih, hukum, keutamaan, waktu, dan jumlah rakaatnya. serta shalat Witir sebagai penutup shalat malam serta doa yang dibaca setelah shalat Witir.
Dengan membaca buku Tahajjud Nabi ini insyaallah akan memberikan tambahan semangat untuk kita dalam mengerjakan sholat sunah yang paling utama ini. Sholat tahajjud merupakan rutinitas para Nabi, para ulama dan orang-orang shalih. Hendaknya kita pun mengikuti kebiasaan mereka di malam hari untuk menenangkan hati dan pikiran serta bermunajat kepada Allah yang tidak pernah tidur. Selamat membaca.
“Penulis : Dr. Said bin Ali bin Wahf Al Qahthani
Penerbit : Media Hidayah”
Allah ta’ala berfirman, “Dan sebutlah nama Rabb-mu pada (waktu) pagi dan petang. Dan pada sebagian dari malam, maka sujudlah kepada-Nya dan bertasbihlah kepada-Nya pada bagian yang panjang di malam hari.“ (QS. Al-Insaan : 25-26).
Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Syaitan mengikat di pangkal kepala seseorang darimu saat ia tidur dengan tiga ikatan yang pada masing-masingnya tertulis, ‘Malammu sangat panjang, maka tidurlah!’ Bila ia bangun lalu berdzikir kepada Allah, maka satu ikatan lepas, bila ia berwudhu’ satu ikatan lagi lepas dan bila ia shalat satu ikatan lagi lepas. Maka di pagi hari ia dalam keadaan semangat dengan jiwa yang baik. Namun jika ia tidak melakukan hal itu, maka di pagi hari jiwanya kotor dan ia menjadi malas.” (HR. Al-Bukhari dan Muslim).
Kemuliaan seorang mukmin ada pada shalat malamnya. Karena itu, sudah seharusnya kita bersungguh-sungguh bangun pada malam hari untuk berdiri mengerjakan shalat malam. Selain dalam rangka mencontoh Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wa Sallam, juga sebagai tambahan ibadah yang utaman bagi kita untuk mendekatkan diri kepada Allah ta’ala. Dapatkan tips-tips mudah bangun malam hari di buku Tahajjud Nabi ini.
Dapatkan sekarang juga buku Tahajjud Nabi di Pusat Buku Sunnah.
Lihat juga buku terkait lainnya dengan judul Rahasia Meraih Shalat Khusyu atau di daftar buku untuk kategori Sholat."